Aku tak perlu diksi rumit untuk mencipta puisi


Sedikit kuceritakan perihal puisi yang kutulis di setiap harinya. Aku tak membutuhkan banyak waktu untuk melamun memikirkan kata-kata indah. Sebab, puisiku hanya membutuhkan satu nama saja. Dengan namanya, lembar halamanku hampir penuh dibuatnya. 

— amerta

Comments

Popular posts from this blog

Riwayat si Tuan dan si Puan

Yang fana adalah waktu, kamu abadi.

Rekonsiliasi