Tak ada hati yang tak patah : II
Bumantara adalah si Raja Kelana, yang tertipu oleh rayuan Pulau Kelapa.
Amat mahir mengucap janji masa depan, alih-alih pergi mendayu bersama surga yang lainnya.
Begitu tamak hingga lalai terbuai dalam nikmat yang sia-sia, lupa bahwasannya yang elok tak selamanya kekal tanpa cela.
Bumantara yang celaka, mari ku beri tau satu rahasia;
Pada akhirnya kaulah si pungguk, yang akan merindukan kembali sang rembulan.

Comments
Post a Comment