Riwayat Hati Seorang Pelacur
Suatu hari, Arunika pernah bertanya kepada si Tuan Anala.
"Apa aku harus jadi perempuan seperti dia untuk kau cintai, Anala?"
Si Tuan terdiam. Dan yang Jingga tau bahwasannya ia telah gagal.
Si Jingga adalah seorang pelacur yang punya mimpi sederhana. Ia ingin terlahir menjadi kecil seorang peri. Menggandeng tangan si Tuan Anala, kemudian mengajaknya menari dari fajar hingga mati.
Kelak mereka akan mendulang mimpi tentang pesta pernikahan nanti. Berandai di depan penjuru negeri, si Tuan akan meminangnya dengan ahli. Kemudian menciumnya tanpa perlu sembunyi-sembunyi.
Sayang si Jingga hanyalah seorang pelacur yang Tuan Anala hampiri tiap kali ia patah hati.
Ia tak terlahir jadi seorang peri, apalagi berandai mengikat janji abadi?
"Arunika, sayangku. Kalau aku lalai tak menikahimu, apakah kau akan marah padaku?"

Comments
Post a Comment